Sebagian Besar Kematian Dirumah Sakit Bukan Karena Penyakitnya, Tapi Karena Dokternya Tidak Mau Mengakui Kesalahannya
Setiap kali pesawat jatuh adalah tragedi, bagi industri penerbangan para insinyur menjadikan jenazah korban kecelakaan penerbangan sebagai guru. Para insinyur mengekstraksi kotak hitam pesawat sebagai analisa setiap detik kegagalan lalu membuat aturan baru agar dapat meminimalisir kecelakaan dikemudian hari. Namun berbeda dengan rumah sakit kesalahan medis tetap membunuh ratusan pasien karena tim media lebih memilih bungkam, menyembunyikan. Matthew syed mengungkapkan sebuah kebenaran pahit, "Kita tidak takut pada kegagalan namun kami takut pada identitas yang hancur saat mengakui kegagalan," Ucapnya.
Dokter yang gagal menyebabkan kematian pada pasien bukanlah orang jahat Dia manusia biasa yang terperangkap pada Cognitive dissonance suatu bukti kesalahan bertabrakan dengan keyakinan bahwa dirinya BERKOMPETEN. Misalnya pada kasus Jantung yang bermasalah namun Egonya kuat mengatakan bahwa itu bukan kesalahan jantung namun sebuah komplikasi medis.
Sistem yang salah memperkuat kebodohan kolektif. Di pengadilan Jaksa lebih memilih membiarkan orang bersalah tetap dipenjara daripada mengakui mereka salah menangkap orang. Dikantor, Manager lebih suka menyalahi bawahan ketimbang mengakui strateginya gagal. Kita lebih mudah membangun kultur atau budaya dimana menyalahkan lebih nyaman ketimbang mengakui kesalahan dan mau belajar. Dimana menyembunyikan kesalahan lebih menguntungkan ketimbang mengungkapkan.
Paradoks kesusksesan: Semakin kau berusaha terlihat sempurna semakin kau terjebak dalam kebodohan. Semakin berani kau mengakui ketidaksempurnaan semakin kau menjadi berkembang. GAGAL bukan tanda kelemahan namun GPS yang menunjukkan jalan menuju kebenaran. #logoslogis#
Posting Komentar