Wagub Jihan Lantik Puluhan Pejabat, Ingatkan Soal Adaptasi dan Empati di Tengah Dinamika Lampung
Wagub Jihan Lantik Puluhan Pejabat, Ingatkan Soal Adaptasi dan Empati di Tengah Dinamika Lampung
BANDARLAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, resmi melantik 5 pejabat administrator dan 55 pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (08/09/2025). Acara pelantikan yang berlangsung di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat birokrasi dan pelayanan publik di Bumi Ruwa Jurai.
Dalam sambutannya, Wagub Jihan menekankan tiga poin utama yang harus dimiliki para pejabat baru: adaptasi cepat, loyalitas, dan empati. Ia meminta para pejabat untuk segera memahami tugas dan fungsi masing-masing tanpa berlama-lama dalam proses penyesuaian.
"Tidak ada seremonial, tidak ada ritme yang lambat. Bapak-ibu dituntut cepat menyesuaikan diri, tanggap terhadap kebutuhan organisasi, dan hadir sebagai solusi," tegas Wagub Jihan.
Loyalitas, menurut Wagub Jihan, bukan hanya soal kepatuhan terhadap atasan, tetapi juga terhadap nilai integritas, kebenaran, dan kepentingan daerah. Ia mengajak seluruh pejabat untuk mencintai Provinsi Lampung dengan sepenuh hati.
Lebih dari sekadar duduk di balik meja, Wagub Jihan menginginkan para pejabat turun langsung ke lapangan, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan bekerja dengan hati. Ia mengibaratkan mereka sebagai "matahari pagi" yang membawa terang, semangat, dan perubahan bagi Lampung.
Pelantikan ini dilaksanakan di tengah situasi politik dan sosial yang dinamis. Oleh karena itu, Wagub Jihan menekankan pentingnya empati terhadap kondisi masyarakat. "Empati harus ditanamkan di hati, karena masyarakat saat ini sedang berada dalam situasi penuh dinamika," ujarnya.
Dengan keuletan, loyalitas, dan empati, Wagub Jihan optimis para pejabat yang baru dilantik dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas. Visi ini menjadi landasan pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.
Pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk menempatkan sumber daya aparatur sesuai kompetensi. Tujuannya adalah untuk mempercepat implementasi program-program prioritas, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan. (D)
Posting Komentar