Dihadiri Asisten II, Pemkab Tuba Terima Kunjungan Sosialisasi Survei Seismik 2D Gerbera Tahun 2026
Dihadiri Asisten II, Pemkab Tuba Terima Kunjungan Sosialisasi Survei Seismik 2D Gerbera Tahun 2026
TULANGBAWANG-
Pemkab Tulangbawang menjadi salah satu wilayah dalam pelaksanaan Sosialisasi Survei Seismik 2D Gerbera Tahun 2026 di Provinsi Lampung. Kegiatan ini digelar di Aula Rapat Lantai II kantor bupati Tulangbawang setempat, Selasa (22/9/2026).
Dalam sosialisasi ini dihadiri Asisten II Anthoni, SKK Migas Perwakilan Sumbagsel beserta tim, perwakilan Dinas ESDM Provinsi Lampung, dan Project Meneger PT. Pertamina Ragional 1 beserta tim.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tulangbawang Anthoni mewakili Bupati saat sambutannya mengucapkan selamat datang kepada SKK Migas Wilayah Kerja Sumbagsel, Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, dan PT. Pertamina EP Regional 1 di Kabupaten Tulangbawang Sai Bumi Nengah Nyappur.
Sebagai salah satu wilayah pelaksanaan survei seismik, pihaknya tentu sangat mendukung dan menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut.
"Berdasarkan data PT. Pertamina EP, pada tahun 2024 kebutuhan minyak kita sebesar 1,5 juta barel per hari (bph), sedangkan produksi minyak mentah dalam negeri hanya 600 ribu bph. Dari data tersebut, terdapat selisih sebanyak 900 ribu bph yang pemenuhannya harus melalui jalur impor," paparnya.
Namun jika melihat kondisi politik dan ekonomi luar negeri yang sangat dinamis, tentu tidak bisa terus bergantung kepada minyak impor. Maka diperlukan riset dan pengembangan supaya dapat menemukan sumber cadangan minyak yang baru.
"Dari sekian banyak wilayah di Indonesia, kami tentunya bersyukur bahwa Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Tulangbawang merupakan salah satu wilayah yang terindikasi memiliki cadangan Minyak dan Gas (Migas) cukup melimpah. Kami berharap, keberadaan Migas disini mampu untuk mendukung tercapainya produksi minyak sebesar 1 juta bph dan gas sebesar 12 Billion Standard Cubic Feet per Day (BSCFD) yang ditargetkan oleh pemerintah pada tahun 2030 mendatang," ungkap dia.
Mengingat menurutnya, eksplorasi untuk mendapatkan Migas membutuhkan proses yang cukup panjang, maka tahapan untuk mendapatkannya harus dimulai dari sekarang dan tahap awal tersebut salah satunya adalah Survei Seismik 2D Gerbera ini.
"Kegiatan Survei Seismik 2D Gerbera mungkin masih asing di telinga kita. Maka dari itu, sosialisasi ini menjadi sangatlah penting. Melalui kegiatan ini, saya berharap kiranya seluruh peserta, khususnya para camat dan perwakilan perusahaan dapat mengetahui maksud dan tujuan pelaksanaan Survei Seismik 2D Gerbera ini," harapnya.
Lanjutnya, dengan adanya pelaksanaan survei ini di beberapa wilayah Kabupaten Tulangbawang, ia juga mengajak kepada para camat untuk dapat memperkenalkan dan mensosialisasikan survei ini kepada kepala kampung maupun masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing.
"Beri tahu mereka tentang maksud, tujuan, dan manfaat dari pelaksanaan survei ini, sehingga masyarakat dapat memahami kegiatan yang akan dilaksanakan di wilayahnya," himbaunya.
Selain itu, survei ini nantinya juga akan melintasi HGU beberapa perusahaan di Kabupaten Tulangbawang.
"Maka saya berpesan kepada para perwakilan perusahaan yang hadir untuk kooperatif dan mendukung pelaksanaan survei ini. Kemudian juga mengingat bahwa ini adalah salah satu proyek strategis nasional, saya berpesan kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Tulangbawang untuk turut mengawal suksesnya survei ini. Suksesnya proyek ini tentu akan semakin mempercepat tercapainya ketahanan energi nasional sebagaimana yang terus diupayakan Predisen Prabowo Subianto dalam Asta Cita yang beliau usung," terangnya.
Melalui momen ini, dirinya mengajak untuk bersama-sama bersatu untuk merapatkan barisan. Pihaknya yakin dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, proses penemuan Migas di Kabupaten Tulangbawang dapat semakin cepat tercapai.
"Efek dari keberadaan Migas ini selain akan mempercepat tercapainya kemandirian energi nasional, juga akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat sehingga makna Sejahtera yang terkandung dalam brand UDANG MANIS (Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, dan Sejahtera) juga akan semakin cepat tercapai," tandasnya. (Can)
Posting Komentar