Bupati Parosil Tinjau Jalan Putus Gedung Surian–Air Hitam, Instruksikan Penanganan Darurat
Bupati Parosil Tinjau Jalan Putus Gedung Surian–Air Hitam, Instruksikan Penanganan Darurat
Lampung Barat — Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus meninjau langsung kondisi akses jalan penghubung Kecamatan Gedung Surian menuju Air Hitam yang terputus akibat longsor, Jumat (03/04/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Barat pada Rabu malam (01/04/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Tingginya intensitas hujan menyebabkan badan jalan ambles dan longsor, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas BPBD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kominfo, Camat, Peratin serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, ruas jalan Gedung Surian–Air Hitam merupakan jalur provinsi yang memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah dan menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas.
Selaku masyarakat setempat, Siswanto, mengatakan bahwa kerusakan jalan yang terjadi sangat parah hingga menyebabkan akses terputus total.
"Saat itu kerusakan jalan cukup parah, sehingga akses benar-benar tidak bisa dilalui. Kondisinya berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat," ujar Siswanto.
Namun Ia menambahkan, sebagai upaya darurat saat ini, masyarakat bersama Dinas terkait bergotong royong membuat jembatan sementara.
"Sebagai upaya darurat saat ini, masyarakat bersama Dinas terkait bergotong royong membuat jembatan sementaradari bambu dan batang pohon kelapa agar mobilitas tetap berjalan, meskipun hanya dapat dilalui kendaraan roda dua," Jelasnya.
"Kami berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar akses ini bisa kembali normal," Tambahnya.
Sementara itu, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa penanganan darurat harus segera dilakukan tanpa menunggu proses pembangunan jangka panjang.
"Kita tangani ini secara darurat terlebih dahulu. Kalau menunggu pembangunan permanen tentu membutuhkan waktu yang lama," tegas Parosil.
Ia juga menginstruksikan agar kebutuhan material segera dikoordinasikan dengan pihak peratin setempat, mulai dari paku, bambu, balok kayu hingga kawat yang diperlukan.
"Segera negosiasikan kebutuhan materialnya. Bila perlu gunakan alat berat, sewa beberapa hari untuk percepatan penanganan. Ini harus segera dikoordinasikan," ujarnya.
Menurut Parosil, akses jalan tersebut sangat vital karena menjadi jalur utama penghubung antarwilayah dan penunjang aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju layanan kesehatan dan pendidikan.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak terkait, seperti BPBD, PUPR, Camat, Peratin hingga masyarakat, untuk bersama-sama bergotong royong dalam menentukan langkah penanganan yang tepat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur darurat, mengingat curah hujan masih tinggi dan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.
"Saat ini, pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau kondisi di lapangan. Diharapkan, dengan penanganan yang cepat dan tepat, akses jalan Gedung Surian–Air Hitam dapat segera pulih sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal, " Pungkasnya. (*)
Posting Komentar